Implikasi/Implementasi Perkembangan Teknologi Komunikasi terhadap Peran dan Tugas PR

Peran PR pada dasarnya adalah untuk menciptakan saling pengertian (mutual understanding) dan bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu sehingga membuat masyarakat mengerti dan menerima situasi tersebut. Tugas PR adalah menginformasikan berita atau pesan kepada khalayak luas yang menjadi sasarannya.

Tugas public relation adalah menyampaikan pesan kepada publik agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan bertujuan untuk menciptakan citra positif perusahaan / produk di mata masyarakat. Public relation pada masa-masa sebelumnya, digunakan untuk orasi, diskusi, debat terbuka, kampanye, atau segala sesuatu yang berkaitan dengan propaganda politik. Namun pada perkembangannya, public relation digunakan berbagai perusahaan untuk hubungan dengan masyarakat yang berkaitan pada kegiatan ekonomi seperti kegiatan promosi, pemasangan iklan, kerja sama dengan pihak lain, dsb. Selain itu, public relation juga berguna untuk mengantisipasi konflik yang terjadi pada perusahaan sebagai media penghubung agar komunikasi antarpihak yang berkonflik berjalan dengan baik.

Dengan cepatnya teknologi yang berkembang dengan pesat dan masuk ke masyarakat kita maka pola hidup masyarakatpun berubah. Dari masyarakat agraris berubah menjadi masyarakat industri moderen, dari lamban ke era yang serba cepat, Hal ini membuat kehidupan di zaman globalisasi ini menjadi lebih mudah dan praktis. Teknologi yang berkembang ini dapat membantu berbagai profesi yang ada, termasuk Public Relation. Salah satu contoh teknologi modern yang membantu kegiatan Public relation adalah Mailing List. Maling List adalah sarana diskusi secara elektronic yang berbasis elektronic mail. Cara kerja Mailing List adalah seorang penguguna cukup mengirimkan Email kesatu alamat e-mail yang kemudian disebarkan ke semua e-mail yang tergabung dalam mailing list tersebut. Ini salah satu keunggulan tenologi komunikasi yang dapat menunjang aktivitas Public Relation untuk mempercepat pengiriman data dan berita.

Secara perkembangan sejarah mulai dari  Public Relations (PR) kuno sampai  sekarang munculnya PR modern, maka media yang digunakan terbagi ke dalam tiga bentuk:

  1. Media sangat tradisional/konvensional.
  • Kentongan
  • Bedug
  • Wayang
  • Angklung
  • Seni dan budaya tradisional (reog, tanjidor, lenong, ketuk tilu, gondang, ketoprak, pencak silat, dan lainnya.
  1.  Media Tradisional/konvensional
  • Suratkabar: media massa cetak yang terbit harian dan mingguan.
  • Majalah: media massa cetak: yang terbit mingguan, dwimingguan, bulanan, dua-tiga bulanan.
  • Radio: media massa elektronik, yang mengandalkan pendengaran.
  • Televisi: media massa elektronik, yang mengandalkan penglihatan dan pendengaran.
  1. Media kontemporer/masa kini/terbaru
  • Media massa online: newspaper online, magazine online, digital radio, digital television.
  • Media non-massa online: chating (interpersonal communication), teleconference (group communication), videoconference (group communication).
  • Social media online: face book, twitter, blog.

Beragam alat dan teknologi pada intinya memang dibutuhkan PR agar apa yang mereka buat menjadi lebih efisien dan efektif. Sejak awal tahun 1990, ketika PR menjadi bidang yang profesional, press releases, press kit ataupun pitc letter menjadi alat yang dominan digunakan praktisi PR. Saat ini, perkembangan teknologi membuat munculnya alat PR baru seperti video, audio dan komunikasi komputer. Alat-alat hasil perkembangan teknologi ini mampu menjangkau khalayak sangat luas dimana dahulu itu dianggap mustahil. Ada beberapa perkembangan teknologi pada dunia PR, diantaranya munculnya teknologi baru seperti di bidang press releases seperti munculnya video news releases (VNR), webcast, dan satelit media tours (SMT).

Adanya internet membuat kerja praktisi PR masa kini mengalami perubahan yang sangat luar biasa.  Berkat kemajuan Teknologi dan Informasi, praktis Public Relation dapat menerima atau mengirimkan informasi lebih cepat dan mendapatkan instant response time ditingkat Lokal mapun International. Salah satunya penggunaan social media misal: Facebook, Twitter, Blog, Youtube dan forum lainnya mau tak mau memaksa para perusahaan lebih giat meningkatkan model dan cara lain dalam berkomunikasi. Sehingga perangkat Social media ini adalah hal wajar yang  selalu berhubungan dengan aktivitas kita terutama membuat kita pintar dalam menerima tekhnologi di era saat ini. Dengan teknologi komunikasi, praktisi PR dapat dengan mudah untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan konsumen sasaran, klien, dan berbagai kantor. Penyebaran informasi dan kegiatan kehumasan lain dapat dengan mudah dilakukan melalui media yang tersedia.

Hal penting yang harus Pelaku Public Relations perhatikan dalam menggunakan teknologi komunikasi yang sedang berkembang ini adalah menggunakan teknik yang lebih kompleks dan lebih kreatif seperti annual reports, press releases, telekonferensi, news conference, konferensi pers, advertorial, public tour, atau orasi langsung. Teknik public relation ini juga dipengaruhi siapa dan bagaimana target audience, tergantung dari interest audience yang dimaksud. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana bentuk pesan yang disampaikan. Semakin beragam target audience yang dituju, maka teknologi penyampaian pesan pun harus semakim tinggi sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s